Halaman

GNSS JAVAD Triumph 1 sebagai Alternatif Survei Hidrografi

Integrasi receiver GNSS JAVAD Triumph 1 dengan Odom Hydrotrac dalam pengukuran survei batimetri dilakukan untuk meningkatkan akurasi dalam penentuan posisi horisontal

Logam Emas

Karakteristik mineral logam emas dalam bidang pertambangan dan proses pemurniannya menghasilkan emas murni.

Toponimi

Toponimi merupakan ilmu yang mempelajari tentang penamaan unsur-unsur rupabumi/topografi

Kamis, 09 Januari 2014

Memulai Bisnis Jasa Pembuatan Website

Berawal dari blogging yang notabene dasar dari pengetahuan website, saya mulai memperluas jangkauan. Sekitar 8 bulan yang lalu, saya mencoba membuka pengetahuan baru, memberanikan diri untuk memulai memegang pembuatan website. Kala itu website organisasi sendiri, terlampau bingung bagaimana untuk membuat dan mempercantik desain web. Wordpress menjadi pilihan pertama saat itu, juga sampai sekarang ini masih menjadi pilihan utama.

Untuk memulai hal baru tersebut, saya membangun pondasi terlebih dahulu dengan belajar desain grafis yaitu CORELDraw. Software tersebut sangat membantu untuk bisa membuat website menjadi lebih menarik. Dari ketrampilan desain tersebut, saya lebih percaya diri untuk mengembangkan pengetahuan pembuatan website.

Hingga saat ini, per lahan-lahan mulai ada beberapa orang atau instansi yang meminta tolong untuk dibuatkan website. Berawal dari harga Rp. 0,00 alias gratis, kini berani membandrol hingga jutaan rupiah untuk satu kali desain website (termasuk pembelian domain dan hosting). Dengan mengutamakan kerapian dan kecocokan dengan konten di dalamnya, klien yang sudah bekerja sama dapat terpuaskan dengan segala sentuhan grafis dan script-script aneh yang membangun website tersebut.

BLOGGING itu MENARIK, membiasakan diri untuk selalu berkreatifitas menulis. Akan tetapi, LEBIH MENARIK dan MENANTANG jika bisa melangkah lebih maju dengan berbisnis.


Rabu, 25 Desember 2013

Sejarah Toponimi

Toponim merupakan nama unsur-unsur topografi atau nama unsur geografi, nama geografis atau nama rupa bumi. Toponimi merupakan ilmu tentang penamaan unsur geografi / topografi (rupa bumi) atau totalitas dari toponim dalam satu region.

PBB memberi pedoman atas 6 unsur yang perlu diberi nama :
  • -       Natural landscape features/unsur bentang alam alami
  • -       Populated places and localities/tempat-tempat berpenduduk dan lokalitas lainnya
  • -       Civil/political subdivisions/pembagian pemerintahan dan politik
  • -       Administrative areas/kawasan administrative : taman hutan lindung,suaka margasatwa
  • -       Transportation routes/jalur transportasi : jalan, jalan tol, trails, dsb
  • -       Other constructed features/unsur-unsur yang dibangun lainnya : bandara, pelabuhan, bendungan, monument, gedung, mercusuar, dll

Mengapa PBB berperan dalam hal tersebut :
  • -       Peranan nama rupabumi dalam kehidupan manusia
  • -       Peranan peta sebagai sumber informasi nama rupabumi
  • -       Peranan abjad dalam peta bagi komunikasi antar bangsa


Peranan nama rupabumi dalam kehidupan manusia :
  • -       Begitu manusia dari bangsa nomad mulai menetap maka mereka mulai memberi nama bentang alam yang ada sekitar kehidupan mereka atau yang tampak dari tempat mereka
  • -        Muncul nama-nama pohon atau binatang yang mereka lihat untuk mengidentifikasi lokasi tempat tinggal mereka, misalnya kampung rambutan, pulau babi, kampung merica
  • -    Menciptakan legendadari suatu gunung seperti legenda sangkuriang untuk tangkuban prahu, gunung batok, dll
  • -     Ada bangsa yang telah mengenal symbol seperti bangsa mesir kuno maka peta dan nama ditulis di berbagai media, seperti daun papyrus, marmer, kulit kayu, dan kertas di manusia modern.




Peta dari tablet tanah liat di zaman Mesopotamia (Sungai Eufrat dan Tigris) dan nama-nama tempat dalam abdjad simbol pada masa itu.


Selasa, 24 Desember 2013

Skala GEMPA MMI vs Richter?


MMI yaitu Mercalli Modify Intencity. Pada sebelumnya, satuan gempa dinyatakan dengan skala Mercalli (orang Italia), yang terbagi menjadi 12 skala. Skala ini dimodifikasi pada tahun 1931 oleh ahli gempa H. Wood dan F Neumann. Biasanya, skala MMI digunakan pada area yang tidak terdapat Seismograf. Skala MMI adalah sebagai berikut :

1.Tidak terasa
2.Terasa oleh orang yang berada di bangunan tinggi
3.Getaran dirasakan seperti ada kereta yang berat melintas.
4.Getaran dirasakan seperti ada benda berat yang menabrak dinding rumah, benda tergantung bergoyang.
5.Dapat dirasakan di luar rumah, hiasan dinding bergerak, benda kecil di atas rak mampu jatuh.
6.Terasa oleh hampir semua orang, dinding rumah rusak.
7.Dinding pagar yang tidak kuat pecah, orang tidak dapat berjalan/berdiri.
8.Bangunan yang tidak kuat akan mengalami kerusakan.
9.Bangunan yang tidak kuat akan mengalami kerusakan tekuk.
10.Jembatan dan tangga rusak, terjadi tanah longsor.
11.Rel kereta api rusak.
12.Seluruh bangunan hancur dan hancur lebur.

Skala yang diukur oleh alat seismograf umumnya adalah Richter. Skala Richter ditemukan oleh Charles Richter pada tahun 1935. Skala Richter mengukur kuatnya gelombang yang ditimbulkan gempa bumi.


Pada tahun 1979 pakar gempa yang lain yaitu Hiroo Kanamori dan Tom Hanks mencoba mencari jenis skala lain yang dapat mengambarkan kekuatan dan tingkat kerusakan sebuah gempa. Lahirlah skala gempa yang disebut MMS (Moment Magnitude Scale). MMS menyatakan besarnya energi yang dilepaskan oleh sebuah gempa, dan jika di bandingkan dengan skala Richter, maka skala MMS cocok digunakan untuk gempa diatas 3,5 Skala Richter.

Banyak satuan untuk mengukur gempa bumi yang lainnya,namun kesemuanya menyatakan berapa kekuatan yang ditimbulkan, dan yang terpenting adalah apa upaya kita untuk menolong korban gempa bumi tersebut. Sebagai orang geodesi, kita dituntut untuk bisa menganalisis penanggulangan resiko bencana. Resiko bencana maksudnya bukan hanya potensi bencana, tapi termasuk kerentanan dan kapasitasnya.


Mau dapat duit?

Dapatkan Uang dari Internet

PPC Iklan Blogger Indonesia